
Mereka selalu mengatakan bahwa hal yang mereka inginkan untuk aku lakukan adalah pilihan yang baik tanpa repot - repot bertanya aku menyukai pilihan itu atau tidak. Mereka mengandaikan aku sebagai sapi yang dicucuk hidungnya dan harus siap diarahkan kemana saja, bahkan ke gurun pasir sekalipun. Lalu bibirku seperti terjahit, aku dengan patuh disetir kemanapun tanpa bisa berkata tidak.
Life is beautiful yet brutal and cruel.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Vielen danken🍀