Jumat, 22 Agustus 2025

Worry-ing

Aku menyadari dewasa ini semakin banyak hal yang harus ditakuti dan banyak hal yang perlu dipikirkan. Menjadi dewasa tidak semenyenangkan ketika aku memikirkannya dengan otak seorang anak tigabelas tahun. Banyak sekali persoalan besar bahkan remeh sekalipun yang harus dijejalkan dalam otakku sekaligus, tidak berpikir bahwa sewaktu - waktu akan meledak. Kalau saja aku terus menjadi anak kecil, aku hanya perlu mengkhawatirkan alasan agar diperbolehkan main. Aku merindukan diriku yang dekil dan bau matahari karena menghabiskan banyak waktu untuk bermain dan melewatkan tidur siang.

Kepalaku terasa nyeri ketika harus memikirkan sesuatu yang belum atau yang tidak akan terjadi dalam hidupku. Aku terjebak di bayang - bayang yang kabur. Aku ingin menggantungkan hidupku pada harapan. Harapan bahwa hidup bahagia yang aku idam - idamkan sedari kecil itu kelak bisa kunikmati tanpa ada lagi perasaan ragu. Tidak peduli siapapun, ingin aku habiskan segala kenikmatan di dunia ini dengan orang yang saat ini menemaniku. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Vielen danken🍀

gloomy

Hampa sekali. Aku sendirian. Aku ingin menumpahkan semua rasa tidak nyamanku ini sambil menangis. Aku bisa saja mengeluh tapi aku berpikir p...